Hadapi Musim Kemarau Lebih Panjang, Menhut: Kalau Bisa Zero Karhutla

Felldy Aslya Utama
Menhut Raja Juli Antoni menginstruksikan jajarannya menekan jumlah karhutla semaksimal mungkin melalui langkah-langkah pencegahan (dok. Kemenhut)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menginstruksikan jajarannya menekan jumlah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semaksimal mungkin melalui langkah-langkah pencegahan. Langkah ini perlu dilakukan seiring proyeksi musim kemarau yang datang lebih cepat dan berlangsung lebih lama dibandingkan biasanya.

Diketahui, musim kemarau diprediksi bisa berlangsung hingga September 2026.

Karena itu, dia memandang berbagai upaya konkret perlu dipersiapkan sejak dini agar karhutla dapat dikendalikan dengan lebih baik. 

“Hal-hal apa yang kita lakukan secara konkret agar kebakaran hutan dan lahan pada tahun ini dan tahun depan bisa kita kendalikan dengan lebih baik, angkanya lebih turun. Idealnya kalau bisa zero karhutla mungkin itu sangat ideal, tapi paling tidak angkanya bisa kita tekan semaksimum mungkin,” kata Menhut dalam rapat bersama jajaran Ditjen Gakkum Kemenhut, Selasa (14/7/2026).

Selain memperkuat pencegahan, Kemenhut akan mengevaluasi berbagai instrumen pengendalian, mulai dari kebutuhan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pemantauan tinggi muka air tanah (TMAT) di wilayah rawan, hingga kesiapan personel dan peralatan di lapangan. 

Dia menegaskan, seluruh langkah tersebut akan dihitung berdasarkan kebutuhan riil agar penanganan karhutla berjalan lebih efektif.

Menhut menekankan, pembenahan tidak hanya berfokus pada penanganan kasus, tetapi juga mencakup penyempurnaan regulasi dan tata kelola agar pengendalian karhutla dapat berjalan lebih efektif dalam jangka panjang. 

“Yang saya inginkan adalah perbaikan struktural, jadi bukan hanya kasus. Ada regulasi apa yang perlu diperbaiki, harus apa yang kita lakukan sehingga sifatnya berubah struktural dan long term, sehingga ada sesuatu yang lebih ajeg untuk teman-teman bergerak memperbaiki,” ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhut Wanti-Wanti Anggaran Karhutla Harus Cermat: Hati-Hati Jangan Aji Mumpung

57 tahun lalu

Lindungi Habitat Orang Utan, Pemerintah Siapkan Kawasan 87 Hektare di Kaltim

57 tahun lalu

BNPB: 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, 8 Hektare Lahan Terbakar

57 tahun lalu

Menhut: Tak Hanya Elite, Warga di Hutan Adat juga Bisa Ikut Perdagangan Karbon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal