"Kalau kalian lakukan dengan benar puasanya, nahan semua itu, kalian akan keluar dari bulan Ramadan menjadi orang yang takwa kepada Allah SWT," tuturnya.
Lebih lanjut, Habib Nabiel mengatakan bahwa umat terdahulu menjalani puasa yang lebih berat, salah satunya Nabi Isa AS dan Nabi Zakaria AS.
"Ada lagi puasanya Nabi Daud AS. Gimana puasa Nabi Daud? Lebih berat juga dari kita. Yang sampai sekarang disebut puasa Daud. Yaitu gimana? Selang sehari. Hari ini puasa, besok enggak puasa, lusa puasa, berikutnya enggak puasa," kata Habib Nabiel.
"Kalau kita sebebasnya, kita mau berhenti boleh. Nabi Daud sampai kapan? Seumur hidupnya puasanya seperti itu. Tapi beliau sami'na wa ato'na sama Allah. Taat sama Allah, dilakukan. Kita cuma satu bulan yang fardu. Alangkah ringannya puasa kita," ucapnya.