Habib Bahar Tersangka, PDIP: Bukan Kriminalisasi Ulama

Aditya Pratama
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id – Kepolisian telah menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka kasus penghinaan kepala negara akibat ceramahnya beberapa waktu silam. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menilai keputusan aparat penegak hukum itu sudah tepat karena sesuai dengan tugas dan ketentuan perundang-undangan.

“Siapa pun presidennya, itu menjadi presiden dari kita semua, sehingga kita hormati. Dan apa yang disampaikan oleh beliau (Habib Bahar), bukan sekadar mencela, mengkritik, tapi kan sudah ujaran kebencian sehingga dampaknya itulah yang harus kita lihat,” ujar Hasto di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Politikus yang kini juga menjabat sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi–Ma’ruf itu beranggapan, sebagai Bangsa Timur, tentunya Habib Bahar telah diajarkan perihal budi pekerti sejak kecil, termasuk menyampaikan hal-hal positif pada saat ceramah.

“Seharusnya suatu hal yang positif, bukan sesuatu yang menghujat, kemudian mencela. Kalau kritik itu wajar diberikan dalam demokrasi dan Pak Jokowi selalu merespons kritik yang diberikan. Jadi, bukan pemimpin yang menutup diri, bukan pemimpin yang mengumbar kekerasan, tapi yang menampilkan watak yang merangkul melindungi seluruh bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” klaim Hasto.


Dia pun memastikan pemerintah tidak akan terpengaruh dengan tudingan kriminalisasi ulama terkait kasus Habib Bahar tersebut. Menurut dia, masyarakat akan memahami mana pihak yang menghormati presiden atau pihak yang sengaja menghasut orang lain dengan ucapan yang tidak baik.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tangkap 3 Pelaku Curanmor di Jaksel, Sita Pil Diduga Ekstasi

57 tahun lalu

Polisi Usut Aktor di Balik Pembawa Bom Molotov ke Demo Mahasiswa

57 tahun lalu

Pengakuan Pembawa Molotov saat Demo Mahasiswa: Terhasut Ajakan di Medsos

57 tahun lalu

Polisi Gerebek Judi Berkedok Timezone di Jakbar dan Jakut, 60 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal