Gus Yahya: Rapat Harian Syuriah Tak Punya Legal Standing Berhentikan Ketum PBNU

Felldy Aslya Utama
Binti Mufarida
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf (kanan). (Foto: Felldy Aslya Utama)

Dalam rapat ulama malam tersebut, Gus Yahya menuturkan, para kiai yang hadir tidak membentuk kubu atau memihak pihak mana pun. 

"Karena sebetulnya kenyataannya diantara para kiai-kiai ini tidak ada pihak memihak. Semuanya ini adalah komunitas kiai ini semuanya komunitas yang tunggal sebetulnya dari para kiai ini. Tidak ada pihak memihak," ucapnya.

Sebelumnya, risalah Rapat Harian Syuriah PBNU yang beredar luas memuat keputusan Rais Aam dan Wakil Rais Aam yang meminta Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PBNU.

Rapat tersebut digelar pada Kamis (20/11/2025) di Hotel Aston City Jakarta dan diikuti 37 dari 53 pengurus harian Syuriah PBNU. Risalah itu ditandatangani oleh pimpinan rapat sekaligus Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

Forum PWNU Wanti-Wanti Muktamar PBNU Paling Lambat Agustus 2026, Keterlambatan Ganggu Konsolidasi

Nasional
24 hari lalu

Serikat Wartawan Senior Indonesia Resmi Berdiri, Himpun Kekuatan Wartawan 60 Plus

Nasional
26 hari lalu

MNC University Guyur Pengurus Forum OSIS Jakpus dengan Beasiswa

Nasional
28 hari lalu

Asrorun Niam: Persatuan Jadi Salah Satu Fondasi NU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal