Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan pihaknya siap mendukung Kementerian Haji dan Umrah memastikan aset dan pegawainya bersih. Menurutnya, hal itu baik agar menghindarkan praktik lancung para pegawai ke depannya.
"Tentunya ini adalah dalam rangka kebersihan. Bukan bersihnya bersih-bersih kotor-kotoran, Tapi hal-hal yang menghindarkan dan menjadi perbuatan-perbuatan yang adanya korup di situ," kata Burhanuddin.
"Karena kita tahu bahwa yang terjadi kemarin di Kemenag adalah perbuatan-perbuatan yang seharusnya tidak mereka lakukan. Tetapi masih terjadi dan untuk itu, kita mau pindah," pungkasnya.