“Meskipun tentu di awal-awal dulu ada tantangan, tapi lihat kondisi anak-anak kita sekarang sudah jauh lebih nyaman, kemudian lebih bugar, dan lebih percaya diri,” katanya.
Dia menambahkan, siswa saat ini juga sudah mulai merencanakan arah masa depannya sehingga lebih terarah menggapai impian.
“Ada yang ingin jadi ASN, TNI, Polri, ada yang bercita-cita menjadi pengusaha, dokter, (dan) dosen,” jelasnya.
Sejak pertama kali beroperasi pada 14 Juli 2025 lalu, Sekolah Rakyat telah menampung lebih dari 15.000 siswa di seluruh Indonesia. Daya tampung ini ditargetkan terus bertambah menjadi lebih dari 45.000 siswa pada tahun ajaran baru ini.
Sementara pada 2027 jumlah siswa Sekolah Rakyat ditargetkan naik secara masif hingga lebih 100 ribu siswa.