Guru Besar UGM Sebut Petisi Bulaksumur Tak Didengar Jokowi: Kami Pemikir Bangsa

riana rizkia
Guru Besar Ilmu Psikologi UGM Koentjoro mengatakan Petisi Bulaksumur tak didengarkan Jokowi dan pemerintah dan dianggap sekadar hak demokrasi. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Guru Besar Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Koentjoro merasa Petisi Bulaksumur yang dibacakan pada Rabu (31/1/2024) lalu tidak pernah didengar oleh Presiden Joko Widodo ataupun pemerintah. Dia tersinggung saat petisi berisi kritik terhadap Jokowi dan pemerintahan hanya dianggap sekadar hak demokrasi

Padahal, kata dia, petisi itu dibuat karena para sivitas akademika merasa Jokowi telah melakukan penyimpangan terhadap proses demokrasi. 

"Tetapi yang terjadi adalah Pak Jokowi hanya menganggap yang kita lakukan itu adalah hak demokrasi dan tidak pernah didengarkan apa isi yang kami mau," kata Koentjoro dalam diskusi Sing Waras Sing Menang bertajuk 'Para Pendekar Turun Gunung' secara virtual, Sabtu (16/3/2024). 

"Jujur kami sangat tersinggung ketika dikatakan ini hak demokrasi, kenapa? Kita ini kan guru besar, pemikir bangsa, kita berikan masukan, tapi tidak didengarkan," ujar dia. 

Koentjoro menjelaskan, sudah sepatutnya para guru besar bergerak ketika melihat ada sesuatu yang melenceng. Sehingga kritik yang disampaikan tidak bisa dianggap sebagai angin lalu. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

Yusril Sebut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Serangan terhadap Demokrasi, Minta Polri Usut Tuntas

Nasional
15 hari lalu

Prabowo Sentil Pengamat Tak Suka Pemerintah Berhasil: Kita akan Tertibkan, Saya Punya Data Intelijen

Nasional
15 hari lalu

DPR Desak Polisi Usut Tuntas Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Ancaman Nyata Demokrasi!

Nasional
25 hari lalu

GKSR soal Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Bukan Milik Partai Besar Saja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal