Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Siang Ini, Status Level III Siaga

Yuwantoro Winduajie
Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran pada Senin (1/6/2026) siang. Jarak luncur tidak dapat diamati karena puncak gunung tertutup kabut. (Foto: Dok. BPPTKG)

Sebelumnya, berdasarkan laporan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB, aktivitas kegempaan masih didominasi gempa guguran sebanyak 29 kali. Selain itu tercatat 14 gempa hybrid atau fase banyak serta dua gempa vulkanik dangkal.

Secara visual, gunung teramati jelas hingga tertutup kabut level 0-III. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal terpantau membumbung setinggi sekitar 25 meter dari puncak.

Selama periode pengamatan tersebut, petugas juga mencatat enam kali guguran lava ke arah barat daya melalui hulu Kali Sat/Putih dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter.

Saat ini status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga.

BPPTKG menyatakan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas masih mengancam sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer. Sementara di sektor tenggara, potensi bahaya berada di Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol sejauh 5 kilometer.

BPPTKG menegaskan, suplai magma ke Gunung Merapi masih berlangsung sehingga berpotensi memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 

"Masyarakat juga diminta mewaspadai ancaman lahar dan gangguan abu vulkanik terutama saat terjadi hujan di kawasan Merapi," kata BPPTKG. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan 2 Kali Awan Panas Guguran Hari Ini, Status Siaga

57 tahun lalu

Gunung Merapi Hari Ini Luncurkan Awan Panas Guguran 1,5 Km, Status Level III Siaga

57 tahun lalu

Viral Aksi Berbahaya Warga Nekat Rekam Erupsi Gunung Semeru, Awan Panas Dikira Kabut!

57 tahun lalu

Breaking News: Gunung Semeru Naik Status jadi Awas Level IV, Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal