JAKARTA, iNews.id - Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) memastikan perjuangan menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk Gaza tidak akan berhenti usai sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan delegasi Global Sumud Flotilla (GSF) yang sebelumnya sempat ditangkap otoritas Israel telah bebas dan dipulangkan.
Hal ini disampaikan Pembina GPCI, Bachtiar Nasir dalam Malam Solidaritas dan Doa untuk Gaza yang digelar di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan kemanusiaan sekaligus upaya membangkitkan kembali semangat solidaritas terhadap Gaza setelah misi bantuan yang membawa sembilan relawan WNI sebelumnya ditangkap di tengah perjalanan.
Bachtiar mengatakan, kepulangan sembilan relawan tersebut bukan akhir dari perjuangan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.
“Tema kita adalah solidaritas dan doa untuk Gaza. Dan Alhamdulillah teman-teman relawan yang sembilan sudah dilepaskan. Namun, walau mereka belum bisa menembus sampai ke Gaza dan membawa bantuan sudah di-intercept, kita tidak akan berhenti,” ucap Bachtiar di sela kegiatan.
Bachtiar menambahkan, acara tersebut digelar untuk kembali membangkitkan semangat solidaritas terhadap Gaza agar kepulangan para relawan tidak dimaknai sebagai berakhirnya perjuangan.
“Semangat kita pompa kembali bahwa kepulangan ini harus dilanjutkan lagi dengan perjuangan-perjuangan berikutnya karena kita masih belum berhasil. Untuk itulah malam solidaritas dan doa untuk Gaza tidak boleh berhenti,” tuturnya.