Gempa Bumi di Sumbar Tingkatkan Risiko Longsor, BMKG Minta Masyarakat Waspada

Binti Mufarida
Kepala Pusat Peringatan Dini Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono. (Foto : iNews.id/erfan erlin)

Selain gempa bumi, Daryono juga menjelaskan bahwa wilayah Sumbar juga mengalami curah hujan tinggi, khususnya di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang.

"Tampak wilayah Kabupaten Agam, Tanah Datar dan Kota Padang Panjang, itu mengalami curah hujan yang tinggi dan memiliki aktivitas kegempaan yang cukup tinggi juga," katanya.

Kombinasi gempa bumi dan curah hujan tinggi ini meningkatkan risiko longsor di kawasan perbukitan di Sumbar.

"Sehingga cukup penting untuk mewaspadai dampak ikutan gempa yaitu longsoran karena kawasan perbukitan yang sudah mengalami kejenuhan itu bisa mengalami ketidakstabilan lereng, juga bisa berdampak adanya runtuhan batu jika terjadi gempa bumi yang signifikan terjadi di wilayah Sumatera Barat baik akibat sesar aktif maupun akibat dari aktivitas megathrust Sumatera Barat," tutur Daryono.

BMKG mengimbau masyarakat di Sumbar untuk selalu waspada terhadap potensi longsor, terutama di daerah perbukitan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
5 hari lalu

Gempa M5,0 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

6 hari lalu

Gempa Terkini M5,5 Guncang Sangihe Sulut, Kedalaman 10 Km

12 hari lalu

Gempa Terkini M5,4 Guncang Buol Sulteng Malam Ini

16 hari lalu

Pemulihan Pascabencana di Sumbar-Sumut Dikebut, Fokus Normalisasi Sungai dan Perkuatan Tebing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal