Ganjar Pranowo Ingatkan Aksi Penganiayaan kepada Relawan Tak Boleh Terulang

Muhammad Fida Ul Haq
Ganjar Pranowo menjenguk relawan yang dianiaya oknum TNI (foto: TPN)

Sedangkan Arif Diva Ramandhani, korban satunya lagi belum bisa diajak bicara karena kondisinya lebih parah. Penganiayaan itu membuat luka di kepala, wajah, dan kaki.

"Iya dari tujuh anak yang mengalami, ada dua yang masih dirawat. Satu saya tidak sempat ngomong karena masih tidur, karena situasinya masih bengkak-bengkak, yang satu sudah bisa diajak bicara," ujar Ganjar usai menjenguk.

Hasil dari pemeriksaan dokter, para korban mengalami luka memar akibat pukulan. Satu korban harus kehilangan satu giginya.

"Mendengarkan cerita dari dia jadi kejadiannya dia lagi berhenti di lampu merah. Tiba-tiba dipukul dan setelah itu dia ditarik, balik ke dalam (markas) dipukuli. Mereka berseragam," tuturnya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu menyayangkan tindakan oknum TNI yang main hakim sendiri.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PDIP Dorong Pembahasan RUU Pemilu Dipercepat, Siapkan Tim Khusus

57 tahun lalu

6 WNI Relawan Pro Palestina Terhenti di Libya, Kemlu Bantu Pulangkan ke Indonesia

57 tahun lalu

Projo Tegaskan Rencana Jokowi Keliling Indonesia Bukan untuk Pilpres 2029

57 tahun lalu

Pemerintah Kawal Pemulangan 9 WNI Rombongan GSF usai Dibebaskan dari Penahanan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal