Dalam kenangan, pria yang akrab disapa Kang Ferry itu diungkapkan Sandiaga Uno selalu ceria. Bahkan, almarhum tak jarang melontarkan guyonan yang menggelitik lewat pesan grup whatsapp.
"Begitu mendengar kabar saat di Doha (Qatar) saya betul-betul sangat sedih, prihatin dan ingin segera menyampaikan bela sungkawa ke Kak Hanifah," ucap.
Tak hanya sosok yang menyenangkan, Kang Ferry pun diungkapkan Sandiaga merupakan sosok mandiri. Walau berusia 61 tahun, almarhum sengaja mengendarai mobil sendiri, termasuk ketika menghadiri acara PMI di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan pada Kamis (1/12/2022) atau sehari sebelum meninggal dunia.
"Sesuai dengan penuturan Kak Hanifah, Kang Ferry memang senang nyupir sendiri dan katanya biar nggak pikun. Beliau sebelum berangkat itu minta obat ponstan, karena sakit gigi, oleh karena itu mungkin beliau beristirahat setelah beliau konsumsi obat. Itu yang menjadi percakapan terakhir dengan Kak Hanifah," paparnya.
Atas kepergian Kang Ferry, Sandiaga Uno mengaku sangat bersedih. Dirinya pun menyampaikan bela sungkawa sekaligus doa terbaik untuk pria kelahiran Jakarta, 16 Juni 1961 itu.