Ferdinand Sebut Jokowi Tak Berani Bawa Kasus Pencemaran Nama Baik ke Pengadilan

Nur Khabibi
Praktisi hukum Ferdinand Hutahaean yakin Jokowi tak berani membawa kasus pencemaran nama baik kasus ijazah palsu ke pengadilan. (Foto: screenshot)

JAKARTA, iNews.id - Praktisi hukum Ferdinand Hutahaean menyatakan meyakini Jokowi enggan membawa kasus dugaan pencemaran nama baik ke persidangan. Menurutnya, narasi soal Rp20 miliar terkait Restorative Justice (RJ) perkara tersebut merupakan buatan dari pihak Jokowi. 

"Bagi saya ini adalah sebuah konspirasi yang justru dikreasi oleh, saya mengatakan kelompok Solo. Mengapa demikian? Bagi saya ini Pak Jokowi itu adalah sampai sekarang orang yang tidak akan pernah berani perkara ini sampai di pengadilan," kata Ferdinand di program Interupsi iNewsTV, Kamis (9/4/2026). 

Ferdinand meyakini, jika perkara ini masuk ke ruang sidang Jokowi akan kesulitan menjawab dari pengacara kubu lawan. Salah satunya perihal pembimbing saat skripsi. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Relawan Sebut Isu Ijazah Jokowi Sengaja Dibuat Panjang untuk Jatuhkan Pengaruh di 2029

Nasional
8 jam lalu

Isu Rp20 Miliar untuk RJ Kasus Ijazah Palsu, Peradi Bersatu: Jokowi Tak Pernah Menawarkan

Nasional
16 jam lalu

Cerita Rustam Effendi Bercanda Minta Rp20 M buat RJ: Apa Salahnya Bohongin Orangnya Jokowi

Seleb
22 jam lalu

Azizah Salsha Maafkan Bigmo, Kasus Hukum Tetap Lanjut!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal