Fenomena Kekeringan di Papua Tengah, BNPB: Pengaruh Udara Dingin dari Australia

Binti Mufarida
Masyarakat Papua Tengah yang menjadi korban kekeringan dan kelaparan saat menunggu bantuan di kawasan lapangan terbang. (foto: iNews/Nathan Making)

JAKARTA, iNews.id - Tiga distrik Agandugume, Lambewi, dan Oneri di Papua Tengah kini tengah mengalami kekeringan. Sedikitnya 7.500 orang terdampak krisis pangan akibat kekeringan yang melanda Papua Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan fenomena kekeringan di Papua harus dilihat dari berbagai latar belakangnya.

“Sebenarnya kalau misalkan kita melihat lebih jauh ke belakang, jadi kita di BNPB ketika kita mau merumuskan penanganan bencana ke depan yang cukup signifikan kita lihat dulu ke belakang karena history kejadian bencana itu biasanya bisa mengajari kita beberapa hal,” kata Aam sapaan akrab Abdul Muhari dalam keterangannya, dikutip Selasa (8/8/2023).

Aam pun mengatakan kekeringan di Papua Tengah terkait cuaca ekstrem bukan kemarau akibat tidak turun hujan. Pasalnya hujan kerap turun pada pagi hingga sore.

Dia menjelaskan bahwa cuaca ekstrem di Papua Tengah dipengaruhi adanya udara dingin dari Australia.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun

57 tahun lalu

Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!

57 tahun lalu

Update Gempa M6,7 Palu Sulteng: 1 Orang Tewas, 312 Warga Terdampak

57 tahun lalu

Kekeringan Landa Kabupaten Bekasi, BNPB: 800 Warga Kesulitan Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal