"AI adalah peluang sekaligus tantangan, dan tanggung jawab kita adalah memastikan teknologi memperkuat, bukan melemahkan ekosistem kreatif," kata Fadli Zon, dikutip dari Variety, Minggu (17/5/2026).
Lebih lanjut, pemerintah Indonesia, kata Fadli Zon, saat ini tengah mengembangkan kerangka kebijakan untuk memastikan penggunaan teknologi di industri kreatif tetap berada dalam koridor yang sehat. Fokus utama kebijakan tersebut adalah perlindungan pekerja kreatif serta hak kekayaan intelektual di tengah percepatan inovasi teknologi.
Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap manusia di balik karya seni, yang menjadi fondasi utama industri film.
Selain AI, Fadli Zon juga menyoroti pesatnya pertumbuhan microdrama, short-form storytelling, dan ekonomi kreator yang berkembang di Indonesia sebagai salah satu pasar digital paling dinamis di Asia.
Menurutnya, format tersebut bukan hanya tren konsumsi konten, tetapi juga pintu masuk bagi talenta baru untuk masuk ke industri film dan televisi secara lebih luas.