Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 M di Kota Wisata Cibubur secara Tunai, Uang dari Mana?

Nur Khabibi
Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq usai menjadi tersangka KPK (dok. IMG)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri pembelian rumah Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq. Penelusuran itu dilakukan saat tim penyidik memeriksa saksi bernama Honggo Affandy pada Selasa (26/5/2026). 

"Hari ini penyidik mendalami saksi dari pelaku usaha di sektor properti, di mana dalam pemeriksaan ini penyidik menelusuri berkaitan dengan aset rumah yang dibeli oleh saudara FAR ya di wilayah Kota Wisata," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan. 

Budi menyebut, rumah dengan harga sekitar Rp4 miliar itu dibeli secara tunai saat Fadia masih menjabat bupati.

Dalam pemeriksaan ini, penyidik menelusuri sumber uang untuk pembelian aset tersebut. 

"FAR ini diduga menggunakan perusahaannya untuk mendapatkan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, yang kemudian nanti kita akan lihat apakah dari hasil-hasil itulah kemudian FAR membeli sejumlah aset yang hari ini termasuk yang dilakukan klarifikasi pada pihak-pihak swastanya," ujarnya. 

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
3 jam lalu

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Kena OTT

4 jam lalu

Respons Menhut usai Laporan Gratifikasi soal Amplop Bupati Kuansing Ditolak KPK

5 jam lalu

Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kembali Terjaring OTT, Ingatkan soal Integritas

6 jam lalu

Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Final Piala Dunia 2026, Paginya Kena OTT KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal