Sugiono menjelaskan, proses evakuasi harus mempertimbangkan kondisi ruang udara yang masih ditutup di sejumlah negara sekitar Iran. Selain itu, jalur darat menuju titik aman juga membutuhkan waktu tempuh yang panjang.
"Ini lagi diatur kapan, kan ruang udara juga lagi ditutup kalau misalnya evakuasi dari Teheran, itu mereka harus dibawa ke Baku (Azerbaijan). Dari Teheran ke Baku itu 10 jam, perjalanan itu perlu dihitung logistik, orangnya sehat atau tidak, segala macam. Jadi nggak bisa hari ini mau evakuasi langsung detik itu juga," katanya.
Perjalanan darat sekitar 10 jam dari Teheran menuju Baku, Azerbaijan, menjadi salah satu tantangan utama. Pemerintah juga harus memastikan kesiapan logistik serta kondisi kesehatan para WNI sebelum diberangkatkan.
Sementara itu, hingga kini belum ada WNI di negara tetangga Iran seperti Qatar, Uni Emirat Arab dan Bahrain yang meminta untuk dievakuasi.
"Belum ada yang mau dievakuasi. Ini 15 (di Iran) yang sudah menyatakan kesediaan, karena logistik dan perjalanan panjang," ujar Sugiono.