Epidemiolog: Meski Ada Vaksin, 5M Harus Tetap Dilakukan Hingga Pandemi Berakhir

muhammad rizky
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Antara)

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat harus tetap menerapkam 5 M meski sudah divaksin Covid-19. Upaya tersebut dilakukan untuk pencegahan terhadap virus corona.  

Epidemolog Griffith University, Dicky Budiman mengatakan, meski belakangan pemerintah telah memulai program vaksinasi, prinsip 5M tersebut harus tetap dilakukan. 

Prinspi 5M yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas. 

"5M ini selama pandemi harus terus dilakukan sampai dinyatakan pandemi ini katakanlah sudah sangat terkendali atau bahkan selesai," kata Dicky kepada MNC Portal, Senin (25/1/2021). 

Dicky melanjutkan, suntikan vaksin tidak serta membuat seseorang kebal terhadap virus corona sebab vaksin juga membutuhkan waktu untuk dapat bekerja secara optimal dalam tubuh.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
Health
22 jam lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
24 jam lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Internasional
3 hari lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Health
1 bulan lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal