Epidemiolog: Vaksin Buatan China Tak Jamin Efektif Atasi Covid-19

Arie Dwi Satrio
Ilustrasi, virus corona (Covid-19).(Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Vaksinvirus corona (Covid-19), Sinovac buatan China dinilai tidak menjamin efektif mengatasi virus corona (Covid-19). Saat ini vaksin tersebut tengah diuji tahap ketiga di Bandung, Jawa Barat.

Epidemiolog asal Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mengatakan, pada pertengahan tahun depan diperkirakan penduduk di Indonesia yang terpapar Covid-19 mencapai 1 persen. Saat itu, kata dia masyarakat dengan sendirinya memiliki antibodi.

"Untuk riset vaksin yang saat ini sedang dilakukan di Bandung, kita berharap yang terbaik, namun tetap realistis mengingat tidak ada jaminan akan memiliki tingkat efektivitas yang kita harapkan," ujar Dicky melalui pesan singkat, Selasa (18/8/2020).

Menurutnya, vaksin Covid-19 yang ditemukan oleh berbagai negara di dunia pada gelombang pertama, umumnya cuma memiliki efektivitas 40- 70 persen. Tingkatan itu dinilai belum efektif untuk menangkal Covid-19.

"Artinya, secara strategi eliminasi Covid-19, dunia harus melakukan kombinasi antara vaksinasi dan tes lacak, isolasi, juga social physical distancing," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Sama-Sama untuk Otak, Fungsi Vaksin Meningitis dan Japanese Encephalitis Berbeda

57 tahun lalu

Daftar Vaksin Dianjurkan untuk Orang Dewasa, Cegah Penularan Penyakit Berbahaya

57 tahun lalu

Orang Dewasa Bisa Jadi Pembawa Penyakit ke Rumah, Dokter Ingatkan Pentingnya Vaksin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal