Epidemiolog Peringatkan Indonesia Berpotensi Jadi Epicenter Covid-19 di Kawasan Asia

Arie Dwi Satrio
Petugas BPBD Buleleng melakukan kremasi pasien Covid-19 yang meninggal, Minggu (27/9/2020). (iNews.id/Pande Wismaya)

Dicky mengaku khawatir terhadap penularan Covid-19 di Indonesia, sebab dia menilai cakupan testing di daerah masih sangat minim. Dia yakin masih banyak Orang Tanpa Gejala (OTG) yang belum terdeteksi.

"Sehingga, apa yang terjadi bukanlah menggambarkan kasus yang sesungguhnya. Karena tresn kasus jumlah harian kasus yang sesungguhnya jauh lebih besar."

"Dan ini yang harus direspons, bila tidak ada perbaikan dalam testing dan tracing maka potensi terus tejadinya infeksi yang meningkat dan semakin menyebar di Indonesia tidak akan terhindarkan," pungkasnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
4 hari lalu

Gempa Besar M7,3 Guncang Meksiko, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

6 hari lalu

Prabowo Geram RI Disebut Bangsa Malas-Hobi Tidur: Rakyat Kita Kerja Keras Tiap Hari!

10 hari lalu

Prabowo Singgung Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-Lama Ngerampok

10 hari lalu

Prabowo Singgung Kekalahan Pilpres: Saya Merasa Gerakan Koperasi Selalu Berada Bersama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal