JAKARTA, iNews.id - Laju tekanan harga atau inflasi di Indonesia diredam oleh merosotnya harga komoditas emasperhiasan sepanjang periode Mei 2026. Berdasarkan laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS), komoditas emas perhiasan yang bernaung di bawah kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya menyumbang andil deflasi sebesar 0,05 persen, dengan total nilai deflasi mencapai 0,74 persen.
Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini mengonfirmasi peran kelompok pengeluaran tersebut sebagai penyeimbang laju indeks harga konsumen pada bulan ini.
"Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya pada Mei ini mengalami deflasi atau meredam inflasi," ucap Pudji dalam konferensi pers Rilis BPS, Selasa (2/6/2026).
Pudji menambahkan, emas perhiasan bertindak sebagai motor utama yang menarik kelompok pengeluaran ini ke zona deflasi dengan mencatatkan koreksi harga sebesar minus 2,67 persen pada Mei 2026.
Tren penurunan harga ini sekaligus melanjutkan fase deflasi yang sudah terjadi pada bulan Maret sebesar 1,17 persen serta April sebesar 3,76 persen.