Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi

Anggie Ariesta
BPS mencatat komoditas emas perhiasan mengalami deflasi 3 bulan berturut-turut sejak Maret 2026. (Foto: Ilustrasi/AP)

JAKARTA, iNews.id - Laju tekanan harga atau inflasi di Indonesia diredam oleh merosotnya harga komoditas emasperhiasan sepanjang periode Mei 2026. Berdasarkan laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS), komoditas emas perhiasan yang bernaung di bawah kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya menyumbang andil deflasi sebesar 0,05 persen, dengan total nilai deflasi mencapai 0,74 persen.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini mengonfirmasi peran kelompok pengeluaran tersebut sebagai penyeimbang laju indeks harga konsumen pada bulan ini.

"Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya pada Mei ini mengalami deflasi atau meredam inflasi," ucap Pudji dalam konferensi pers Rilis BPS, Selasa (2/6/2026).

Pudji menambahkan, emas perhiasan bertindak sebagai motor utama yang menarik kelompok pengeluaran ini ke zona deflasi dengan mencatatkan koreksi harga sebesar minus 2,67 persen pada Mei 2026.

Tren penurunan harga ini sekaligus melanjutkan fase deflasi yang sudah terjadi pada bulan Maret sebesar 1,17 persen serta April sebesar 3,76 persen.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Impor RI Melonjak 22,49% pada April 2026, Tembus 25,21 Miliar Dolar AS

57 tahun lalu

BPS Ramal Produksi Beras RI Turun Jadi 21,95 Juta Ton hingga Juli 2026

57 tahun lalu

Transformasi Data Melalui AI dan Satelit, BPS Raih Penghargaan Digital Innovation Awards 2026 

57 tahun lalu

BPS: Jumlah Penduduk Jatim Tembus 42,11 Juta Jiwa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal