Dunia Akui Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Timur Tengah

Tim iNews
Perekonomian Indonesia mendapat pengakuan positif (dok. ilustrasi)

JAKARTA, iNews.id - Di tengah ketidakpastian global akibat konflik di kawasan Timur Tengah, perekonomian Indonesia justru mendapat pengakuan positif dari berbagai lembaga internasional. Sejumlah indikator menunjukkan ketahanan ekonomi nasional tetap terjaga, bahkan lebih menonjol dibandingkan negara lain di kawasan.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Perekonomian, Haryo Limanseto mengatakan, salah satu pengakuan datang dari Asian Development Bank (ADB). Dalam laporan Asian Development Outlook edisi April 2026, ADB memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil di angka 5,2 persen pada 2026 dan 2027.

Proyeksi ini meningkat dibandingkan realisasi 5,1 persen pada 2025, sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan Asia Tenggara yang diperkirakan hanya 4,7 persen.

ADB menilai proyeksi tersebut didasarkan pada asumsi meredanya konflik di Timur Tengah dalam waktu relatif cepat. Namun demikian, di luar faktor eksternal, Indonesia dinilai memiliki kekuatan struktural yang menjadi pembeda utama.

Permintaan domestik yang tetap kuat, inflasi yang terkendali di kisaran 2,5 persen, serta kebijakan moneter yang terjaga disebut menjadi fondasi utama ketahanan ekonomi nasional.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
6 hari lalu

Danantara Resmi Gabung Forum of Sovereign Wealth Funds, Ini Dampaknya

9 hari lalu

S&P Pertahankan Rating RI, Purbaya Sebut Hasil Diplomasi ke AS

11 hari lalu

Prabowo Ibaratkan Koperasi seperti Lidi: Satu Lemah, tapi Bergabung Kuat

16 hari lalu

Cadangan Devisa RI Naik Tipis jadi 145,6 Miliar Dolar AS pada Juni 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal