"Karena, kita tahu bahwa dia berbasis internet. Sementara, di Indonesia internetnya itu belum semua sama," ujar Hari.
Dia mengungkapkan, Kemendikbudristek telah melakukan kajian uji coba terkait efektivitas penggunaan laptop berbasis Chromebook. Hasilnya pun tidak efektif.
“Kalau tidak salah di tahun 2019 sudah dilakukan uji coba terhadap penerapan Chromebook itu terhadap 1.000 unit, itu tidak efektif,” jelas dia.
Dia menjelaskan, penyidik menggeledah apartemen milik eks Staf Khusus Mendikbudristek. Dalam penggeledahan, pihaknya menyita laptop hingga handphone (HP).
Harli menjelaskan kedua apartemen yang digeledah berada di Apartemen Kuningan Place dan Apartemen Ciputra World 2.
“Apartemen Kuningan Place, kediaman saudari FH selaku Staf Khusus Menteri Dikbudristek. (Kemudian) Apartemen Ciputra World 2 Tower Orchard, kediaman saudari JT selaku Staf Khusus Menteri Dikbudristek," kata Harli.
Penggeledahan di apartemen FH, penyidik menyita barang bukti berupa 1 unit laptop dan 4 unit ponsel. Lalu, dari apartemen milik JT, penyidik menyita barang bukti berupa 1 unit laptop dan 3 unit penyimpanan eksternal berupa harddisk dan flashdisk, serta 15 dokumen catatan.