Dubes Pastikan Belum Ada Pengumuman Resmi Sinovac Bisa untuk Haji

Fahreza Rizky
Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel memastikan belum ada pengumuman resmi vaksin SInovac bisa digunakan sebagai syarat haji. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, Arab Saudi memastikan belum ada pengumuman resmi terkait diperbolehkannya penggunaan vaksin Sinovac untuk ibadah haji. Belum ada pengumuman resmi meski badan kesehatan dunia atau WHO telah mengizinkan Sinovac untuk penggunaan darurat.

Sebelumnya, Arab Saudi belum mengizinkan masuk jemaah haji yang telah disuntik vaksin Sinovac lantaran merk buatan Cina itu belum mendapatkan sertifikat dari WHO.

"Di website WHO belum muncul. Di sini belum ada pengumuman resmi," ucap Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2021).

Salah satu vaksin yang telah mendapatkan sertifikasi WHO yakni AstraZeneca dan Arab Saudi memperbolehkan merek tersebut untuk jemaah haji. Tetapi, warga Indonesia yang sudah menerima vaksinasi lebih banyak menggunakan merek Sinovac ketimbang AstraZeneca.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
2 jam lalu

Kisah Aysylla, Jemaah Haji 15 Tahun yang Jalani Ujian Kelulusan dari Madinah  

Haji dan Umrah
2 jam lalu

Update Haji 2026: 12 Jemaah Wafat, Mayoritas karena Jantung dan Paru-Paru

Nasional
20 jam lalu

Purbaya Bongkar Hambatan Proyek PLTS Terapung Saguling, Minta Izin Dipercepat

Haji dan Umrah
2 hari lalu

Kemenhaj: 10 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Arab Saudi, 70 Dirawat di RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal