"Saya berterima kasih karena proses umrah yang saya jalani kemarin berjalan dengan baik," kata Mega kepada Dubes Saudi.
Ahmad Basarah menjelaskan, dalam pertemuan itu Megawati juga membahas pengamatannya terhadap pembangunan di Masjidil Haram, termasuk rencana peningkatan kuota haji hingga 6 juta jemaah pada 2030. Dia bahkan mengusulkan program penghijauan di kota suci, termasuk penanaman 'Pohon Soekarno'.
"Dubes Saudi sangat gembira dengan usulan Ibu Megawati dan menjelaskan bahwa Arab Saudi memang memiliki program penanaman 10 miliar pohon. Karena itu beliau dengan tangan terbuka akan menyambut tawaran Ibu Megawati," kata Basarah.
Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam riset jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi alam Arab Saudi, sekaligus menyumbangkan bibit pohon.
Terkait dinamika kawasan, Basarah mengungkapkan bahwa Dubes Saudi secara khusus meminta Megawati untuk mengambil peran aktif dalam mendorong stabilitas dan perdamaian di Timur Tengah. Megawati dinilai sosok penting dalam politik lokal dan global yang memiliki perhatian pada isu lingkungan dan geopolitik.
"Karena itu suara Ibu Megawati sangat penting dan berdampak pada dunia Islam dan global untuk menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian dunia," urai Basarah.
"Ibu Megawati merespons positif terkait permintaan dari Dubes Saudi, beliau juga mendukung terkait gencatan senjata yang sudah disepakati selama 2 pekan dan mengikuti ajaran geopolitik Bung Karno, Ibu Megawati siap menjadi jembatan bagi siapa pun yang berkonflik untuk mencapai perdamaian sejati. Ibu Megawati menyinggung bahwa beliau juga merupakan special envoy (utusan khusus) yang menjadi jembatan antara Korea Selatan dan Korea Utara," tambahnya.