DPR Minta Pelaku Suntik Kosong Vaksin Covid-19 di Medan Diproses Hukum Jika Ada Unsur Kesengajaan

Carlos Roy Fajarta
Tangkapan layar seorang siswa SD di Medan diduga mendapat suntik vaksin kosong. (Foto: iNews TV/Yudha Bahar)

"Iya benar, saat ini Polda Sumut tengah memeriksa vaksinator inisial G dan petugas aplus inisial W. Keduanya tenaga kesehatan di RS Delima Martubung yang patut diduga terlibat dalam vaksinasi itu. Kita juga akan terus mendalami dengan meminta keterangan saksi ahli,” kata Hadi Wahyudi, Jumat (21/1/2022) lalu.

Pihak kepolisian dikatakannya sudah menyita barang bukti rekaman video, spuit serta daftar peserta di kegiatan vaksinasi tersebut. 

"Sampel darah korban juga akan dilakukan pengujian ke BPOM Medan serta akan diperiksa oleh ahli IDI Sumut. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan," jelas Hadi Wahyudi. 

Dokter G oknum tenaga kesehatan yang menyuntikkan vaksin kosong ke siswa di SD Wahidin Medan diketahui sudah meminta maaf. Namun ia tidak dapat menjawab saat ditanya apa tujuan atau motif dari tindakan menyuntikkan vaksin kosong tersebut.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Seleb
1 hari lalu

Pesulap Merah Bohong soal Dapat Restu Istri untuk Poligami? Ini Faktanya!

Seleb
2 hari lalu

Siapa Istri Mohan Hazian? Namanya Alya Putri, Ini Profilnya!

Seleb
2 hari lalu

Thanksinsomnia Resmi Nonaktifkan Mohan Hazian usai Dugaan Pelecehan Seksual

Seleb
2 hari lalu

Viral Video Klarifikasi Mohan Hazian soal Dugaan Pelecehan Seksual Dihapus!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal