Doni Monardo: Ibu-ibu hingga Anak SD Bisa Digerakkan soal Protokol Kesehatan Covid-19

Binti Mufarida
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (Foto: BNPB).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah terus mengintensifkan kampanye penerapan protokol kesehatan secara ketat di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan berharap kampanye tersebut digerakkan ibu-ibu PKK.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Letnan Jenderal (Letjen) TNI Doni Monardo mengajak seluruh tokoh masyarakat, ibu-ibu hingga anak-anak Sekolah Dasar (SD) untuk menggerakkan penerapan protokol kesehatan mencegah Covid-19.

"Nah sekarang bagaimana kita bisa menjabarkan, kita bisa memperbanyak pesan-pesan penting terutama melibatkan tokoh-tokoh yang ada di daerah. Pilihlah orang-orang yang tepat agar masyarakat patuh. Dibutuhkan figur-figur ketauladanan, dibutuhkan orang-orang yang pantas untuk diikuti nasihat-nasihatnya," tuturnya secara virtual, Minggu (9/8/2020).

Doni pun meyakini masyarakat mampu memilih orang yang tepat sebagai figur dalam program perubahan perilaku untuk mencegah Covid-19. Termasuk juga menggerakkan lebih banyak lagi perempuan.

"Biasanya wanita atau perempuan dan ibu-ibu ini justru lebih efektif ketika orang tua berpesan kepada anaknya, kepada mereka yang usianya yang masih lebih muda. Kami yakin ini akan juga sangat efektif," kata mantan danjen Kopassus ini.

Bahkan, menurut Doni anak-anak, terutama pelajar SD juga bisa melakukan kampanye untuk menggerakkan perubahan perilaku menjalankan protokol kesehatan. "Karena biasanya kalau pelajar SD ini sudah memahami tentang apa yang menjadi ketentuan dia akan menyampaikan kepada orang tuanya dan ketika orang tuanya tidak patuh atau tidak mau maka anak ini akan menegur orang tuanya," ujarnya.

"Kita enggak bisa hanya mengandalkan satu dua kelompok saja. Tetapi dari seluruh sektor, dari seluruh penjuru harus kita lakukan memilih orang-orang yang tepat termasuk anak-anak dalam perubahan perilaku ini sangat penting sekali," ujar Doni.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Anak Kelas 5 SD Surati Presiden Prabowo: Terima Kasih atas MBG, Saya Senang

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal