JAKARTA, iNews.id – Civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggal dunianya alumni terbaik mereka, dr M Zulfikar Drakel, M.Res. Dokter muda angkatan 2018 asal Kalimantan Tengah tersebut ditemukan meninggal dunia di kamar mandi penginapan Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung, Selasa (21/7/2026) malam.
Saat kejadian, almarhum sedang mengabdi dalam Program Dokter Internship Indonesia (PDII). Kepergian almarhum dr Zulfikar yang mendadak membawa duka mendalam sekaligus refleksi kritis bagi seluruh ekosistem pendidikan dan pelayanan kedokteran di Tanah Air.
Melalui pernyataan resminya, jajaran pimpinan FKUI mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga dan rekan sejawat yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
FKUI menegaskan bahwa kepergian seorang dokter muda merupakan kehilangan yang sangat berarti bagi dunia medis Indonesia. Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa di balik besarnya tuntutan pelayanan publik, seorang dokter tetaplah manusia biasa yang membutuhkan perlindungan.
Pihak almamater menyoroti pentingnya menciptakan budaya kerja yang memanusiakan para tenaga kesehatan muda di lapangan.
"Kepergian seorang dokter muda adalah kehilangan yang sangat berarti. Ia mengingatkan kita bahwa di balik tugas, tanggung jawab, dan tuntutan pelayanan, setiap dokter tetaplah manusia yang memiliki batas, membutuhkan dukungan, dan berhak berada dalam lingkungan kerja yang aman, sehat, serta bermartabat," bunyi pernyataan resmi FKUI, Rabu (22/7/2026).
Meskipun pelaksanaan Program Internship berada di luar tata kelola langsung pihak universitas, FKUI merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan perbaikan sistem kesehatan secara menyeluruh.
FKUI mengimbau publik dan sejawat medis untuk tidak berspekulasi mendahului proses pemeriksaan resmi yang sedang berjalan. Namun di sisi lain, keluhan serta pengalaman para dokter muda di lapangan harus ditampung sebagai bahan evaluasi bersama.