DJKA menyatakan investigasi awal mengenai penyebab teknis anjloknya KA Argo Bromo Anggrek telah dimulai. Selanjutnya, penyelidikan menyeluruh akan dilakukan bersama PT KAI dan KNKT.
“Kami akan melakukan investigasi secara komprehensif dan hasilnya akan menjadi dasar evaluasi serta tindakan korektif guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari,” kata Allan.
Untuk meminimalkan gangguan layanan, PT KAI telah melakukan rekayasa perjalanan dan pengaturan operasional secara adaptif. Informasi terkait perubahan perjalanan disampaikan kepada penumpang secara real-time melalui kanal resmi KAI.
DJKA juga akan terus memantau proses pemulihan jalur serta mempercepat normalisasi infrastruktur agar perjalanan kereta api kembali berjalan normal.
Di akhir keterangannya, Allan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama.
“Keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas dan komitmen kami untuk meningkatkan dan menjamin standar keselamatan perkeretaapian nasional,” ucapnya.