Ditelepon Gus Yaqut, Wasekjen PBNU: Menag Bilang Tak Ada Afirmasi Syiah dan Ahmadiyah, Hanya Dialog Saja

Irfan Ma'ruf
Wasekjen PBNU Masduki Baidlowi. (Foto iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) merespons pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang melakukan afirmasi hak beragama warga Syiah dan Ahmadiyah di Indonesia. Wasekjen PBNU Masduki Baidlowi menyebut bahwa isu afirmasi tidak ada, hanya ingin berdialog. 

"Pak Menteri Agama sudah telepon saya. Katanya tidak ada afirmasi dan segala macam. Tapi lebih pada bagaimana memfasilitasi dialog agar mencari solusi sebagai warga negara," kata Masduki saat dihubungi iNews.id, Jumat (25/12/2020).

Masduki menyebut maksud Yaqut membuka dialog untuk memberikan hak kelompok minoritas mendapatkan sebagai warga negara.  "Negara memberikan fasilitas pada warga negara tentang hak haknya agar tidak dirugikan. Intinya dialog," katanya. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

PBNU Rilis Data Awal Zulhijah 1447 H, Iduladha Diprediksi Serentak pada 27 Mei 2026

Nasional
5 hari lalu

Menag Hadiri Gema Waisak Pindapata: Kita Belajar Makna Kesederhanaan dan Kebijaksanaan

Nasional
17 hari lalu

Forum PWNU Wanti-Wanti Muktamar PBNU Paling Lambat Agustus 2026, Keterlambatan Ganggu Konsolidasi

Nasional
1 bulan lalu

Asrorun Niam: Persatuan Jadi Salah Satu Fondasi NU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal