Ditanya Mahasiswi soal Kesehatan, Mahfud MD: Kita Programkan 1 Desa, 1 Puskesmas, 1 Nakes

Felldy Aslya Utama
Cawapres nomor urut tiga Mahfud MD saat acara bedah visi misi dan adu gagasan Cawapres 2024 di Universitas Andalas (Unand), Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (18/12/2023). (Foto: iNews/Felldy Utama)

PADANG, iNews.id - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut tiga Mahfud MD dicecar seorang mahasiswi terkait program di bidang kesehatan jika kelak diberi kepercayaan memimpin Indonesia 5 tahun mendatang. Momen ini terjadi ketika Mahfud MD menghadiri acara bedah visi misi dan adu gagasan Cawapres 2024 yang digelar Universitas Andalas (Unand), Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (18/12/2023).

"Saya sudah melihat visi misi berkaitan dengan kesehatan. Kalau misalkan masalah itu menjadi concern seperti stunting, di mana stunting dampaknya mempengaruhi kognitif seseorang. Bagaimana misi Bapak tercapai yang nomor satu pengembangan SDM produktif, kalau kesehatan saja tidak jadi fokus visi misi Bapak. Bagaimana gagasan dari yang Bapak tawarkan kepada masyarakat Indonesia?," kata mahasiswi itu kepada Mahfud.

Dengan lugas dan tegas, Mahfud menjawab pertanyaan itu dengan menyampaikan bahwa ada tiga indikator atau ukuran negara sejahtera. Di antaranya cukup ekonomi, warga sehat dan mendapatkan pendidikan. 

"Nah sekarang ini untuk kesehatan, sudah jelas program kami, kami umumkan, satu desa satu puskesmas, satu tenaga kesehatan," kata Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengatakan, saat ini terkadang satu kecamatan saja belum tentu ada Puskesmas. Untuk itu, pasangan yang didukung Partai Perindo ini telah menghitung dengan seksama untuk dapat mengakselerasi program tersebut.

"Nah nanti kita programkan satu desa, satu puskesmas, satu tenaga kesehatan. Kita sudah menghitung, ini akan diberikan nanti," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
17 jam lalu

5 Cara Atasi Craving ala Menkes Budi, Dijamin Tak Menyiksa!

18 jam lalu

Sering Salah Paham, Program Bayi Tabung Tak Selalu Dilakukan karena Mandul

3 hari lalu

BPOM Pastikan Vaksin Tifoid Bio-TCV Aman Diberikan Mulai Bayi Usia 6 Bulan

3 hari lalu

Vaksin Tifoid Pertama Buatan Indonesia Resmi Diluncurkan, BPOM Approved!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal