“Saya bertanya, berapa jumlah penduduk Indonesia? Beliau menjawab, sekitar 240 juta. Saya berkata, tidak, tidak, ulangi lagi, berapa banyak? Indonesia adalah negara yang besar, dan Anda melakukan pekerjaan yang hebat dan dihormati oleh semua orang,” ucap Trump.
Trump kemudian mengapresiasi kehadiran Indonesia dalam forum Board of Peace. Menurut dia, partisipasi Indonesia penting dalam mengawal gencatan senjata dan proses rekonstruksi Gaza.
“Terima kasih banyak telah hadir di sini. Terima kasih banyak, Bapak Presiden,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung terwujudnya perdamaian dunia, khususnya di Gaza. Dia menyatakan Indonesia siap mengerahkan hingga 8.000 pasukan dalam misi perdamaian internasional.
“Pencapaian gencatan senjata ini nyata. Kami siap mengerahkan pasukan tersebut untuk berpartisipasi aktif dalam International Stabilization Force guna memastikan perdamaian ini berhasil. Terima kasih banyak,” kata Prabowo.
Prabowo menegaskan Indonesia sejak awal telah mempelajari dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana perdamaian yang disusun dalam forum tersebut. Indonesia, kata dia, berkomitmen menjadi bagian dari upaya stabilisasi jangka panjang.
“Indonesia sepenuhnya setuju dan berkomitmen penuh terhadap rencana ini. Itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace. Kami berkomitmen untuk keberhasilannya. Kami tahu akan ada banyak hambatan dan kesulitan, tetapi kami sangat optimistis,” ujar Prabowo.
Komitmen Indonesia mengirim 8.000 pasukan untuk misi perdamaian Gaza menjadi salah satu poin penting dalam pertemuan Board of Peace tersebut. Langkah ini sekaligus menegaskan peran aktif Indonesia dalam diplomasi dan upaya perdamaian global.