Diperiksa Polisi, Hasto Heran Pernyataan yang Mana Diduga Menghasut Masyarakat

Irfan Ma'ruf
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Polda Metro Jaya (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengaku bingung dengan pihak yang melaporkannya ke Polda Metro Jaya. Sebab, pernyataannya yang dijadikan pokok perkara dianggap sebagai tindak pidana penghasutan.

"Diduga pernyataan saya itu suatu bentuk penghasutan yang membuat adanya tindak pidana dan juga adanya suatu berita berita bohong yang diduga menciptakan kerusuhan," ucap Hasto di Polda Metro Jaya, Selasa (4/6/2024). 

Padahal menurutnya, penyataan dugaan kecurangan dalam kontestasi Pilpres 2024 merupakan upaya membangun budaya hukum di Indonesia. PDIP selalu menyuarakan tertib hukum dan membangun budaya hukum. 

"Apalagi kita sebagai negara dengan ideologi pancasila. Di mana falsafah tentang kemanusiaan, tentang keadilan sosial itu mendasari seluruh upaya upaya dalam membangun supermasi hukum itu," katanya.

Mengenai pernyataannya terkait dugaan kecurangan Pilpres 2024, Hasto menyampaikan hal itu merujuk kepada pernyataan para ahli yang sudah bersaksi di Mahkamah Konstitusi (MK). Putusannya pun menghasilan adanya dissenting opinion beberapa hakim konstitusi.

"Semua pernyataan-pernyataan saya ini menjadi suatu landasan di dalam proses hukum yang dilakukan di Mahkamah Konstitusi," kata Hasto.

Sebelumnya, Hasto dipanggil untuk dimintai keterangan di Polda Metro Jaya hari ini. Hasto dilaporkan atas dugaan penghasutan atau menyebarkan berita bohong yang menimbulkan kerusuhan di masyarakat.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sarang Judi Berkedok Timezone Dibongkar, Raup Omzet hingga Rp2,1 Miliar per Bulan

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 3 Pelaku Curanmor di Jaksel, Sita Pil Diduga Ekstasi

57 tahun lalu

Polisi Usut Aktor di Balik Pembawa Bom Molotov ke Demo Mahasiswa

57 tahun lalu

Pengakuan Pembawa Molotov saat Demo Mahasiswa: Terhasut Ajakan di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal