Dito menjelaskan, dalam kunjungan tersebut menghadiri forum dunia dan kerja sama bilateral. Menurutnya, terdapat sejumlah kementerian dan lembaga yang juga turut menjalin kerja sama dengan Arab Saudi.
"Kebetulan waktu itu olahraga menjadi sektor yang Kerajaan Arab Saudi ingin kerja sama," ujarnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, ia juga diminta untuk menerangkan apa saja kegiatan dalam kunjungan kerja yang dimaksud.
"Saat pertemuan itu tidak ada pembahasan spesifik tentang kuota," ucapnya.
Ia mengungkapkan, dalam kunjungan kerja itu bukan hanya membahas terkait persoalan haji, tapi juga investasi.
"Iya itu bagian (minta kuota haji tambahan), dan tidak hanya minta haji, sebelumnya ada IKN dan investasi juga," tuturnya.
Diketahui, KPK menetapkan Eks Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) alias Gus Yaqut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Selain itu, KPK juga menetapkan eks stafsusnya, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex sebagai tersangka.