Menurutnya, Jokowi bersikap konsisten menghargai dan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan.
Soal lokasi pemeriksaan berikutnya, Firmanto mengatakan masih menunggu perkembangan. Pemeriksaan bisa kembali dilakukan di Jakarta atau menyesuaikan dengan kebutuhan penyidikan.
“Kalau nanti dipanggil ke Jakarta, tentu akan berangkat. Kalau ada kebutuhan lain, akan disesuaikan,” ucapnya.
Ketika ditanya apakah Jokowi menyebutkan nama-nama dalam laporannya, Firmanto menegaskan laporan hanya berupa pengaduan umum.
“Ada situasi Bapak merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya. Dari proses penyelidikan kemudian muncul lima nama,” ujarnya.