Suasana haru mewarnai acara penyerahan bonus di Sulsel, terutama saat atlet Nur Rizka Fauziah tak kuasa membendung air mata karena harapannya mendapatkan penghargaan setimpal tak terpenuhi.
Di tengah banjir kritik, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Suherman, mengungkapkan bahwa pemangkasan dilakukan karena keterbatasan anggaran.
Dari total kebutuhan Rp22 miliar untuk bonus atlet, Pemprov Sulsel hanya mampu menyediakan anggaran sebesar Rp6,75 miliar.
“Kami mohon maaf karena jumlah yang kami serahkan tidak bisa sesuai harapan. Ini yang bisa kami berikan saat ini,” ujar Suherman.
Adapun bonus ini disalurkan kepada 61 atlet peraih medali, terdiri atas 10 medali emas, 19 medali perak dan 32 medali perunggu.