Menurut Sigit, tradisi pengantaran calon Kapolri tersebut menunjukan bahwa segala lintas angkatan di internal Polri saling mendukung satu sama lain.
Dengan kesolidan itu, Sigit meyakini transformasi Polri menuju Presisi atau Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan dapat berjalan dengan baik kedepannya.
"Hal tersebut menunjukkan bahwa soliditas internal Polri terjalin dengan sangat baik. Terima kasih Bapak Jenderal Idham Azis yang telah memberikan semua ini untuk kita semua untuk kita warisi sebagai kultur positif yang harus kita jaga dan dirawat untuk kemajuan Polri di masa akan datang kondisi ini tercipta juga atas peran serta dan dukungan dari semua pihak," tutup Sigit.