Dewan Pers Soroti Kualitas Jurnalistik Indonesia, Jadi Problem Internal Industri Media

Jonathan Simanjuntak
Ketua Komisi Pengaduaan dan Penegakan Etika Pers pada Dewan Pers, Yadi Hendriana dalam diskusi dari Polemik MNC Trijaya. (Foto istimewa).

Oleh karenanya, dia berharap industri pers di Indonesia bisa lebih mengedepankan kualitas jurnalistik. Industri pers menurutnya bisa mendistribusikan konten yang lebih inspiring, apalagi kekinian sudah banyak masyarakat yang mulai menyukai konten tersebut.

"Pers itu selalu menekankan quality of journalism, mungkin sekarang sudah berubah, ternyata yang inspiring content itu banyak disukai. Nah harusnya yang inspiring konten yang betul-betul keren yang bisa kita amplifikasi," jelas Yadi.

Dalam hal tersebut, tambah Yadi, Dewan Pers juga sudah meminta komitmen mulai dari organisasi pers, perusahaan pers dan jurnalis untuk menggelorakan konten yang lebih berkualitas untuk masyarakat. Menurutnya, konten yang berkualitas dapat menjadi kekuatan juga bagi masyarakat.

"Kalau seandainya kita mengepung dunia digital kita ini dengan konten berkualitas berguna untuk publik. Insyaallah pers kita itu akan menjadi kekuatan yang baik untuk masyarakat," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

Dewan Pers soal Bakom Gandeng Homeless Media: Jangan Mereka Jadi Humas

Nasional
1 hari lalu

Komdigi Tegaskan Pers Benteng Pertahanan Lawan Hoaks dan Disinformasi

Nasional
1 hari lalu

Komaruddin Hidayat: Pers Tetap Jadi Rujukan Utama di Tengah Ledakan Informasi

Nasional
13 hari lalu

Jurnalis iNews.id Raih Juara Harapan Kompetisi Jurnalistik Pupuk Indonesia Media Award 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal