Airlangga menyebut, konfirmasi dari Komisioner Maros menunjukkan bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan atas sebagian besar isi perjanjian. Dia berharap, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Komisi Eropa dapat mengumumkan kesepakatan ini secara resmi dalam waktu dekat.
"Target ini dari segi seluruh drafting diharapkan bisa selesai, yang hari ini sudah lebih dari 90 persen, bisa selesai di bulan September, di mana Komisioner Maros akan datang ke Indonesia. Dan mudah-mudahan saat itu bisa ada semacam notulen atau memorandum yang bisa ditandatangani," kata dia.