Demokrat Tolak Penundaan Pemilu 2024, Ingatkan Perilaku Abuse of Power

Kiswondari
Kepala Bakomstra Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id -Partai Demokrat menolak wacana perpanjangan jabatan presiden atau penundaan Pemilu 2024. Demokrat mengingatkan, pembatasan diberlakukan untuk menghindari perilaku abuse of power atau penyalahgunaan kekuasaan.

"Pembatasan yang diperlukan, untuk menjaga agar Indonesia terhindar dari perilaku abuse of power dari para elitnya," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, Minggu (6/3/2022).

Herzaky menjelaskan, sistem demokrasi Indonesia telah menentukan bahwa pemilu digelar secara berkala 5 tahun sekali. Prinsip ini diminta dipatuhi semua pihak, agar tidak mengalami kemunduran.

"Jika memang kita ingin menjaga iklim demokrasi kita tetap kondusif dan semakin maju. Bukan malah terperosok dalam jurang kemunduran," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demokrat Jakarta Tindak Lanjuti Instruksi AHY, Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban

57 tahun lalu

Partai Demokrat Kurbankan 63 Ekor Sapi, Ada Milik SBY hingga AHY

57 tahun lalu

Partai Demokrat AS Tak Percaya Konflik Iran Sudah Selesai: Kita Diseret ke Perang Panjang

57 tahun lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal