Dalam pidatonya di Upacara Hari Kebangkatan Bangsa, Dedi menilai Indonesia perlu mental yang kuat kalau ingin melakukan perbaikan.
"Kenapa harus kuat? Menghadapi kaum nyinyir dan biarkan yang nyinyir suruh sakit hati selamanya," ucapnya.
Dia menyebut ada yang berharap program ini berhasil namun ada juga sebaliknya berharap gagal.
"Siapa yang berharap ini berhasil? Mereka adalah kaum-kaum nasionalis yang mencintai bangsa ini. Siapa yang berharap ini gagal? Para nyinyir dan para pembenci yang menjadikan politik sebagai tujuan hidupnya tanpa pernah bisa membedakan mana kepentingan politik dan mana kepentingan kebangsaan," kata KDM.
Dia menegaskan, Jawa Barat akan terus mengalami peningkatan pembangunan salah satunya dengan program pembinaan siswa di barak.