Dari Soekarno sampai Sekarang, Mahfud Sebut Pemerintah Selalu Dituding Tak Pancasila

Riezky Maulana
Menko Polhukam Mahfud MD menyebut siapapun pemerintahnya selalu dikatakan tak bisa menjalankan Pancasila. (Foto ist).

Presiden kelima dan keenam, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kata Mahfud juga menerima tudingan tidak Pancasila. Menurutnya, Megawati dikatakan hal seperti itu disebabkan menjual aset negara ke luar negeri.

"Mbak Mega tidak jatuh tetapi dituduh tidak bisa melaksanakan Pancasila. Tudingannya menjual aset negara ke luar negeri. Pak SBY juga didemo enggak habis-habis, katanya enggak bisa melaksanakan amanat Pancasila," ujarnya.

Mahfud menuturkan, sekarang pun pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin juga dibilang tak Pancasila. Akan tetapi, menurut Mahfud tudingan seperti itu adalah hal wajar terjadi.

"Sekarang pun kita dituding begitu. Oleh sebab itu apa masalahnya, kok setiap pemerintah enggak ada benarnya. Tapi kalau melihat itu semua yaudah, kan setiap pemerintah selalu dicari salahnya. Artinya ya kita bekerja berusaha sebaik-baiknya," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPIP Ajukan Anggaran Khusus Rp343 Miliar, Ingin Bangun Pusdiklat Seluas 7 Hektare

57 tahun lalu

BPIP Ajukan Tambahan Anggaran 2027 Rp370 Miliar, Buat Sosialisasi Pancasila hingga Diklat

57 tahun lalu

Hasto PDIP: Pancasila Bukan Sekadar Ideologi, tapi Gugatan terhadap Kolonialisme

57 tahun lalu

Tugas Paskibraka Pusat 2025 Berakhir, Diangkat Jadi Duta Pancasila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal