Danpuspom Tegaskan Oknum TNI Pukul Ojol di Pontianak Tetap Diproses Hukum meski Damai

Ari Sandita Murti
Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto. (Foto: Ari Sandita Murti)

"Kita juga sudah mengingatkan pada anggota untuk menghindari jangan sampai terjadi selisih paham dengan masyarakat. Itu yang sudah kita laksanakan selama ini," katanya.

Diketahui, driver ojol menjadi korban penganiayaan oleh anggota TNI di Pontianak, Kalimantan Barat. Peristiwa itu sempat viral di media sosial.

Penganiayaan itu membuat pengemudi ojol mengalami luka lebam hingga dikabarkan patah tulang.

"Benar (pelakunya TNI), sudah ditindaklanjuti," kata Kapendam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Eko Wardono saat dimintai keterangan, Minggu (21/9/2025).

Pelaku merupakan FA, anggota TNI berpangkat Letnan Dua. Usai kabar itu beredar, FA pun akhirnya memohon maaf.

FA juga mengungkapkan bahwa sikapnya memukul ojek online itu merupakan kekhilafan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Fakta Oknum TNI di Pontianak Aniaya Ojol hingga Panglima Ikut Buka Suara

57 tahun lalu

Oknum TNI Aniaya Ojol di Pontianak, Panglima Perintahkan Tindak Tegas Pelaku

57 tahun lalu

Kronologi Oknum TNI Aniaya Ojol di Pontianak, Ternyata gegara Masalah Sepele

57 tahun lalu

Perwira TNI di Pontianak Aniaya Ojol hingga Hidung Patah gegara Klakson

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal