Dankormar Kerahkan 28 Penyelam Taifib untuk Evakuasi Awak KRI Nanggala-402

Riezky Maulana
Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono . (Foto Dispen Marinir).

JAKARTA, iNews.id - Komandan Korps Marinir  (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono mengerahkan Pasukan Khusus dari Satuan Intai Para Amfibi Marinir (Taifib) Korps Marinir TNI AL untuk mengevakuasi para kru KRI Nanggala-402. Selain itu, Marinir turut mendirikan Posko Satgas SAR yang disiapkan di Dermaga Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi.

Disela-sela pengecekan Posko Satgas SAR Dankormar mengaku sudah menyiagakan 28 personel terbaik di bawah pimpinan Letkol Marinir Supriyono. Supriyono pada kesehariannya menjabat sebagai Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir (Danyon Taifib 2 Mar), serta peralatan pendukung.

"Tujuannya untuk mengevakuasi para prajurit KRI Nanggala 402 yang gugur dan akan terus melakukan koordinasi guna kepentingan tindak lanjut dari kegiatan evakuasi tersebut," ucap Dankormar dalam keterangannya, Senin (26/4/2021).

Marinir, kata Suhartono berkomitmen untuk menyiapkan prajurit terbaiknya untuk keperluan proses evakuasi para prajurit TNI AL. Selian itu, dirinya juga menghaturkan ucapan duka cita mendalam atas gugurnya 53 personel KRI Nanggala-402.

"Tak lupa, saya Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono Selaku Komandan Korps Marinir beserta seluruh Parjurit menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam atas gugurnya seluruh Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan bahwa seluruh seluruh awak kapal selam KRI Nanggala-402 telah gugur. Hal ini disampaikan setelah kapal selam milik TNI AL tersebut ditemukan di kedalaman 838 meter dengan kondisi terbelah.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Detik-Detik Pasukan Elite Inggris Serbu Kapal Tanker Diduga Armada Bayangan Rusia

57 tahun lalu

Hebat, Perwira Marinir TNI AL Raih 3 Penghargaan Bergengsi di Amerika Serikat

57 tahun lalu

Penjelasan TNI AL soal Siswa SMP di Gresik Diduga Kena Peluru Nyasar, Tegaskan Tak Ada Intimidasi

57 tahun lalu

Kapal Induk Amfibi AS Bawa Ribuan Marinir Tiba di Timur Tengah, Segera Serbu Iran?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal