Danantara Ungkap Biang Kerok Banyak BUMN Karya Sakit, Ternyata gegara Hal Ini!

Iqbal Dwi Purnama
Danantara mengungkapkan penyebab banyak BUMN Karya sakit. (Dok. Danantara)

Febriany menilai, sebetulnya sektor usaha jasa konstruksi di Indonesia masih cukup bagus, meskipun pertumbuhannya masih single digit. Namun kondisi-kondisi seperti kurang matangnya perencanaan, hingga banyaknya penyedia jasa konstruksi, terlebih BUMN, hingga pasarnya menjadi semakin sempit.

"Sehingga miss terus, cost overrun, over schedule, terus legalnya juga. Di tengah jalan ditutup, tengah jalan (proyek) di-suspend," lanjutnya.

Tak cuma itu, ia juga menyoroti, sistem tender proyek-proyek infrastruktur selama ini. Bahkan 1 proyek saja, sesama perusahaan negara akan saling berkompetisi. Menurunkan harga hingga menggerus margin kerap dilakukan agar mendapatkan sebuah pekerjaan.

"Banyak bisnis BUMN ini yang saling kanibal, contoh BUMN karya, 7 karya itu kalau tender, tujuh-tujuhnya berkompetisi, turunin harga, sampai tidak ada margin lagi juga tetap di turunin, yang penting dapat kerjaan. Hal seperti itu sangat tidak sehat, tidak sehat, make sense, kita saling bunuh di dalam," tutupnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Danantara bakal Umumkan Pengurus Lengkap DSI Pekan Depan

57 tahun lalu

Danantara Sumber Daya Indonesia Resmi Jadi BUMN, Siap Kelola Ekspor SDA

57 tahun lalu

Sah! CEO Danantara Rosan dan Menkop Ferry Dilantik Jadi Pengurus MES 2026-2031

57 tahun lalu

Prabowo Panggil Menteri-Menteri Ekonomi hingga Eks Gubernur BI ke Istana, Bahas Rupiah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal