Meski demikian, Pandu enggan memerinci secara spesifik porsi investasi yang akan digelontorkan. Dia menilai jika itu dilakukan, maka pasar akan dengan cepat membaca strategi investasi.
"Saya enggak bakal juga describe specifically berapa persen, karena pemain-pemain pasar modal ini sangat pintar, yang pasti kita akan terus berinvestasi di pasar modal Indonesia," katanya.