Selain itu, TNI AL juga akan menurunkan 3000 personel, termasuk awal KRI serta beberapa satuan. Seperti, Lantamal V Surabaya, Lanal Banyuwangi, Lanal Denpasar, Marinir, dan unsur gabungan dari Koarmada I, II, dan III.
Selain itu, ada juga tiga unit helikopter panther dan dua helikopter Bell.
Sebagai tuan rumah, Indonesia akan mengambil penuh operasi pengamanan laut selama pelaksanaan KTT G20.
"Pengamanan kita tidak ada campur tangan dengan negara lain karena kita tidak tahu negara lain bagaimana prosedurnya. Kalau ikut harusnya ada latihan operasi gabungan bersama. Sampai sekarang belum ada," kata Yudo.
Terkait kapal perang yang disiapkan TNI AL, Yudo menjelaskan jika 12 KRI tersebut akan ditempatkan dalam jarak radius 12 mil di wilayah perairan Bali dan sekitarnya.
“Kemudian kita lapis lagi di luarnya dengan kapal yang lebih besar. tentunya akan menjaga dari hal-hal yang kemungkinan buruk terjadi dari laut lepas maupun ZEE,”ungkapnya.