2. Notasi pembentuk, yakni dengan menyebutkan semua sifat dari anggota himpunan tersebut, dimana anggotanya dinyatakan dalam suatu variabel dan ditulis dalam kurung kurawal. Contoh:
A merupakan bilangan prima antara 10 dan 40.
Ditulis, A= {x |10 < x < 40, x ϵ bilangan prima}
Keterangan: “ϵ” dibaca anggota dari
3. Mendaftarkan anggota-anggotanya, yakni menuliskan semua anggota himpunan tersebut dalam kurung kurawal dan tiap anggotanya dibatasi dengan tanda koma. Contoh:
A merupakan bilangan prima antara 10 dan 40
Ditulis, A={11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 33, 37}
Selanjutnya, kamu dapat menyimak penjelasan tentang jenis-jenis himpunan berikut ini.
Himpunan yang memuat semua anggota yang dibicarakan. Himpunan semesta disimbolkan dengan “S”. Contoh:
A = {2, 3, 5, 7}, maka dapat ditulis dengan S = {bilangan prima}.
Himpunan kosong artinya himpunan yang tidak mempunyai anggita. Himpunan kosong disimbolkan dengan { } atau ∅.