Contoh Puisi Tentang Hari Kesaktian Pancasila

Wikku D Nugroho
Contoh puisi tentang Hari Kesaktian Pancasila. (Foto: Freepik)

3. Judul: Aliran Darah dalam Gulita

Karya: Zulfa Ihz

Gulitaku kau kira pejam?
Sayang, Kau salah Sayang
Gulitaku semarak Petasan
Sayang, bukan Sayang

Aku ingin terpejam sepertimu
Mengukir mimpi yang hendak diraih bangsa ini
Lagi-lagi ku bilang sayang,
Nyatanya belum sempat kepala menyentuh bantal
Tubuhku lebih dulu dibangunkan

Pintu-pintuku berteriak
“Ada orang – ada orang!”
Dinding-dinding bergetar
Ada pelatuk yang ditarik dengan gentar

Lantas?
Aliran darah dalam gulita
Membawaku hilang dibekap malam
Meski tak mengalir sederas sungai
Arus darah-darah itu sampai pada sejarah

4. Judul: Warna Merah yang Berdarah

Karya: Arsy Ramadhani

Jika teringat kembali tentang kisah
Sebuah keadaan yang sedikit tak berarah
Sedikit membabi buta namun itu sejarah
Karena adanya percaya yang beda arah

Editor : Johnny Johan Sompotan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Foto-Foto Prabowo Kunjungi Museum Pengkhianatan PKI di Lubang Buaya

57 tahun lalu

Hari Kesaktian Pancasila, 58 Jemaah Eks Anggota NII Ikrar Setia ke NKRI

57 tahun lalu

Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Panglima-Kapolri Kompak Nyanyi di Depan Prabowo

57 tahun lalu

Momen Prabowo Berdoa Didampingi Gibran Saat Tinjau Sumur Lubang Buaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal