Mudik tahun ini menjadi spesial baginya karena kali pertama bersama sang anak. Tifani baru menginjak tahun pertamanya sebagai mahasiswa di kampus negeri di Kota Bandung. Sedang Yusuf mencari nafkah sejak 10 tahun lampau di Baleendah sebagai penjahit pabrikan.
Yusuf masih ingat betul ponselnya berdering saat Tifani mengirim pesan untuk mengajak mudik. Yusuf yang saat itu meyitir benang sontak menerima ajakan. Dia ingin segera mewujudkan momen mudik bersama lantaran selama ini selalu sendiri di tanah rantau dan pulang ke kampung seorang dengan bus.
"Teteh libur tanggal berapa?" kata Yusuf yang ingat balasan pesannya ke sang putri.
Bagi Tifani, mudik ke Tasik tiap tahun selama dia kuliah di Bandung menjadi penting. Hambatan macam insiden di jalanan tak menyurutkan tekadnya mudik bersama bapak. Melaju berdua mudik dengan motor tuanya dimaknai betul oleh Tifani dan Yusuf.
Sebab, mudik bukan perkara berkumpul dengan orang terkasih di rumah, tapi bagaimana cerita perjalanan yang tak akan lekang di ingatan.